Kue Rontar aka tart susu (2)

Maulid Nabi, Kue Rontar dan Keunikan Tradisi di Pulau Gorom

Tradisi Maulid Nabi Muhammad SAW

Bunyi tetabuhan tifa dan suara shalawat terdengar bergaung disekeliling kampung kecil di sudut Pulau Gorom ini, Sayup-sayup suara anak-anak kecil terdengar lebih nyaring membelah isi kampung yang terletak dibibir pantai, siang itu mesjid di sebuah desak kecil yang berada di Pulau Gorom perayaan Maulid Muhammad SAW terasa begitu meriah, seluruh warga desa tumpah ruah merayakan Maulid Nabi Muhammad Rasulullah SAW dihalaman mesjid, dari anak kecil sampai orang tua semua bersuka cita merayakan sebagaimana perayaan lebaran.
Pulau Gorom yang terletak di Kabupaten Seram Bagian Timur merupakan salah satu pulau yang memiliki sejarah panjang, islam masuk di Pulau Gorom bersamaan dengan datangnya para pedagang dari jazirah arab ke Maluku, selain Arab, pedagang china juga telah mendatangi pulau gorom sejak abad 13. Posisi Pulau Gorom yang strategis tepat pada garis jalur rempah dengan letak geografis yang dekat dengan pulau banda serta jejeran pulau-pulau lainnya. Dari pulau seram, pulau geser, kesui sampai ke kepulauan kei yang menyambung sampai ke pulau timur. para penjelajah dulu mungkin menggunakan rute ini untuk menuju australia dengan menyusuri pulau-pulau kecil sepanjang garis wallacea ini menghindari gelombang besar dan lautan lepas.

[su_slider source=”media: 393,392,394,396,395″ link=”lightbox” width=”500″ height=”320″ title=”no” mousewheel=”no”]
Suasana perayaan Maulid Nabi Muhammad di Pulau Gorom

Tradisi Perayaan Maulid di Pulau Gorom di isi dengan shalawatan dan pengajian sepanjang hari diiringi tetabuhan Tifa maupun rebana yang ditabuh bergantian oleh warga desa, selain itu kemeriahaan tersebut pun dipadu dengan atraksi-atraksi budaya yang sejak jaman dulu dilakukan seperti tradisi Pencak Silat, cakalele maupun tarian bambu gila.

Pengaruh kebudayaan melayu lama terasa sekali di budaya-budaya yang ditampilkan terutama pencak silat, tak hanya orang dewasa namun juga anak kecil turut ambil bagian dalam tradisi pencak silat yang dilakukan meski dengan gerakan-gerakan berkelahi namun hanya sekedar untuk meramaikan, bukan untuk pertarungan sesungguhnya. Seperti pada pencak silat anak kecil, salah satu dinyatakan kalah jika berhasil mengambil kopiah lawan.

Kue Rontar dan Sejarah Kuliner Yang Unik.

Kue Rontar aka tart susu Maluku

Maka, nikmat rontar mana lagi yang akan kau dustakan?

Perayaan apapun selalu akan makin meriah jika disertai dengan makan-makan bersama, warga di pulau gorom pun tak melewatkan itu, satu hidangan yang paling menarik adalah kue rontar . Selain diantar ke mesjid sebagai hidangan bersama, setiap rumah pun menyediakan kue rontar untuk dinikmati bersama keluarga maupun tamu ya datang bertamu. Kue Rontar di Pulau Gorom ini biasanya disajikan pada hari-hari besar saja, seperti pernikahan, lebaran ataupun maulid.

Melihat tampilannya saja dapat membuat siapapun  ingin langsung mencicipi, kue rontar atau pada daerah lain di Maluku disebut kue lontar adalah sebutan lain untuk Pie Susu atau Tart Susu jika di Indonesiakan. Kelezatan kue rontar ala pulau gorom ini seunik sejarah kuliner kue rontar yang masuk ke pulau ini.

Menurut beberapa orang, warga pulau gorom belajar kue rontar dari orang-orang pulau banda yang melarikan diri pada saat terjadinya tragedi pembantaian orang kaya banda dijaman rempah-rempah masih jadi rebutan di Maluku, warga pulau banda yang menyelematkan diri selain ke kepulauan Kei (Kampung Banda Eli) beberapa juga  menyebar di beberapa pulau di Maluku termasuk pulau Gorom. Di pulau gorom, beberapa orang dari pulau banda tersebut rupanya ahli membuat kue – yang dipelajari dari orang belanda, di pulau banda – keahlian membuat kue ini kemudian diajarkan kepada orang-orang disekitar mereka sehingga kemudian diwariskan secara turun temurun sampai sekarang.

Nama Kue Rontar sendiri mungkin saja berasal dari kalimat Round & Tart atau Kue Bundar dengan dialek lokal maka menjadi rontar atau lontar, ditambah dengan cerita sejarah kue rontar diatas maka tak heran jika kue rontar yang dibuat di pulau gorom, geser dan jejeran pulau-pulau lainnya disini meski dengan peralatan sederhana namun sangat lezat. – Sejujurnya meski pernah makan pie susu di kota ambon maupun di beberapa tempat lainnya namun semua tak bisa mengalahkan kelezatan pie susu buatan pulau gorom ini.

[su_slider source=”media: 391,390,389″ link=”lightbox” width=”500″ height=”320″ title=”no” mousewheel=”no”]

Aba dari Nadi, pecinta senja, jalan-jalan.

2 Comments

  1. latar belakang kuenya udah dijelasin, trus cara pembuatan kuenya mana ??? :D

Leave a Reply