labuan bajo

Semalam Di Amboina

Semalam di Amboina

Ada darah yang mengucur di telapak kakiku
Ada cemas yang mengepung dua bola matamu
Ada purnama yang larut di asin air laut
Malam itu di manuala. di unggun-unggun api
Dan kecipak ombak. dan pantai indah tanah amboina
Terasa kian menderu kasihmu padaku

Ah kamu. seribu rumpun bunga tak seharum cintamu

Ada dua botol wine pecah tak sengaja dan kasihmu bersahaja
Ada anak-anak muda menyanyikan lagu amboina
Malam itu di manuala. di unggun-unggun cinta
Kita mengukir kenangan di sela kecipak ombak
Dan aku semakin terbuai di pangkuanmu merebut harap

Sebab engkau adalah laut tempat malam menidurkan gairah lelaki

Ada ikan di bara api dan dedaun gemulai menari
Ada sopi membakar di hati dan lagu-lagu kasih abadi
Malam itu di manuala. di unggun-unggun hati
Angin timur dan ruap laut menjaga kisah kita di tanah amboina

Di rimbun keningmu telah kutemukan teduh
dari segala yang membuatku merapuh

Ambon-Ternate. Juni-Agustus 201
~ Dino Umahuk ~

<p>Aba dari Nadi, pecinta senja, jalan-jalan.</p>

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *